Pendahuluan
Pada umumnya
penelitian ilmiah yang baik memerlukan kemampuan khusus, waktu yang cukup,
serta biaya. Latar belakang pendidikan seperti telah disajikan di atas
menunjukkan banyak guru masih belum memiliki pengetahuan dan pengalaman
melakukan penelitian. Di samping itu waktu luang untuk meneliti juga sedikit
dan terbatas karena kesibukan di sekolah dan mencari uang tambahan. Keadaan
ekonomi mereka pun kurang mendukung untuk melakukan penelitian yang memerlukan
biaya.
Oleh karena itulah, penelitian
meta analisis menawarkan sebuah alternatif bagi guru untuk tetap dapat
melakukan penelitian dengan efisiensi waktu, tenaga dan biaya, tanpa mengurangi
bobot ilmiah penelitian dan laporannya. Dengan melakukan penelitian meta analisis,
guru dapat melakukan penelitian secara mandiri dengan hasil yang dapat
dipertanggungjawabkan secara akademis. Penelitian ini tidak memerlukan waktu
yang ketat dan biaya yang tinggi. Guru dapat mengumpulkan, mengolah, dan
menganalisis data serta menyususn laporannya sesuai dengan waktunya yang
tersedia. Yang penting ialah pemahaman atas prosedur penelitian ini serta
kecermatan dan ketekunan dalam melaksanakannya. Dalam bahasan kali ini penulis
akan membahas mengenai penelitian meta analisis.
Definisi Meta
Analisis
Meta analisis secara
sederhana dapat diartikan sebagai analisis atas analisis. Sebagai penelitian,
meta analisis merupakan kajian atas sejumlah hasil penelitian dalam masalah
yang sejenis. Meta analisis sebagai metode penelitian pertama kali diperkenalkan
oleh Karl Pearson pada tahun 1904 untuk kajian di bidang kesehatan/pengobatan.
Dalam perkembangannya meta analisis sebagai jenis dan metode penelitian
dipergunakan untuk mengkaji berbagai masalah/topik dan untuk berbagai
keperluan.
Meta analisis pada
hakekatnya merupakan sintesis sebuah topik yang diambil dari beberapa laporan
penelitian. Berdasarkan sintesis tersebut ditarik sebuah kesimpulan mengenai
topik yang diteliti. Penelitian ini menggunakan hasil-hasil penelitian yang
sejenis sebagai data dasar dalam melakukan kajian dan kesimpulan. Dalam dunia
pendidikan, meta analisis biasanya digunakan untuk melihat signifikansi suatu
treatment/ intervensi terhadap subjek pembelajaran, yaitu siswa.
Berikut Beberapa
pengertian Meta Analysis yang dikemukakan oleh ahli:
Glass, 1981, Meta
analisis merupakan analisis kuantitatif dan menggunakan sejumlah data yang
cukup banyak serta menerapkan metode statistik dengan mempraktekkannya dalam
mengorganisasikan sejumlah informasi yang berasal dari sampel besar yang
fungsinya untuk melengkapi maksud-maksud lainnya.
Sugiyanto, 2004
Meta-analisis merupakan studi dengan cara menganalisis data yang berasal dari
studi primer. Hasil analisis studi primer dipakai sebagai dasar untuk menerima
atau mendukung hipotesis, menolak/menggugurkan hipotesis yang diajukan oleh
beberapa peneliti.
Sutjipto, 1995,
meta-analisis adalah salah satu upaya untuk merangkum berbagai hasil penelitian
secara kuantitatif. Dengan kata lain,
meta-analisis sebagai suatu teknik ditujukan untuk menganalisis kembali
hasil-hasil penelitian yang diolah secara statistik berdasarkan pengumpulan
data primer. Hal ini dilakukan untuk mengkaji keajegan atau ketidakjegan hasil
penelitian yang disebabkan semakin banyaknya replikasi atau verifikasi
penelitian,yang sering kali justru memperbesar terjadinya variasi hasil
penelitian.
Soekamto, 1988, sifat
meta analisis antara lain kuantitatif, dan memakai analisis statistik untuk
memperoleh seri informasi yang berasal dari sejumlah data dari
penelitian-penelitian sebelumnya.
Borg, 1983, meta
analisis merupakan teknik pengembangan paling baru untuk menolong peneliti
menemukan kekonsistenan atau ketidakkonsistenan dalam pengkajian hasil silang
dari hasil penelitian.
Jadi pada intinya
penelitian meta analisis adalah suatu teknik statistika untuk menggabungkan
hasil dua atau lebih penelitian sejenis sehingga diperoleh paduan data secara
kuantitatif.
langkah-langkah yang dapat dilakukan dalam
melakukan meta analisis.
1. Tetapkan masalah atau topik yang hendak diteliti.
Misalnya, peneliti ingin mengetahui bagaimana pengaruh belajar berbasis komputer
dapat meningkatkan hasil belajar siswa di SD.
2. Tentukan periode hasil-hasil penelitian yang dijadikan
sumber data, misalnya 10 tahun terakhir.
3. Cari laporan penelitian yang berkaitan dengan
pengaruh belajar berbasis computer terhadap hasil belajar siswa di SD selama 10
tahun terakhir. Laporan tersebut dapat dalam bentuk skripsi, tesis, disertasi,
atau laporan lain yang dapat diperoleh dari perpustakaanperpustakaan dan
internet.
4.
Baca judul dan abstrak laporan penelitian untuk
melihat kesesuaian isinya dengan masalah yang akan diteliti.
5. Fokuskan penelitian pada masalah, metodologi
penelitian (jenis, tempat dan waktu penelitian, metode, pupulasi, sampel, teknik
penarikan sampel, teknik analisis data), data, analisis data, dan hasil (kesimpulan
dan saran).
6. Kategorikan masing-masing penelitian berdasarkan
paradigmanya, misalnya penelitian kuantitatif(positivistik) atau penelitian
kualitatif (post positivistik). Penelitian kuantitatif biasanya dalam bentuk eksperimen
untuk mengukur pengaruh atau hubungan antara variabel bebas terhadap variabel
terikat. Peneitian kualitatif biasanya dalam bentuk deskriptif eksploratif
dengan analisis yang kritis.
7. Bandingkan hasil semua penelitian sesuai dengan
kategorinya. Untuk memperoleh kesimpulan besarnya pengaruh atau hubungan antara
variabel dalam penelitian kuantitatif dipergunakan rumus :
Sedangkan
untuk mengetahui kesimpulan penelitian kualitatif, dapat dilakukan melalui perhitungan
prosentase temuan yang sama untuk masalah yang sejenis.
8. Analisis kesimpulan yang ditemukan dengan mengkaji
hasil-hasil penelitian itu dengan mengkaji metode dan analisis data dalam setiap
penelitian sehingga dapat diketahui keunggulan dan kelemahan penelitian yang dilakukan
sebelumnya.
9.
Tarik kesimpulan penelitian meta analisis ini
atas dasar langkah ke tujuh dan ke delapan di atas.
Tujuan Meta-analisis
Tujuan Penelitian meta-analisis
pada umumnya yaitu:
•
Untuk memperoleh estimasi effect size, yaitu
kekuatan hubungan ataupun besarnya perbedaan antar-variabel
• Melakukan inferensi dari data dalam sampel ke
populasi, baik dengan uji hipotesis (nilai p) maupun estimasi (interval
kepercayaan)
•
Melakukan kontrol terhadap variabel yang
potensial bersifat sebagai perancu (confounding) agar tidak mengganggu
kemaknaan statistik dari hubungan atau perbedaan.
Metode Meta Analisis
Penelitian meta
analisis ini merupakan penelitian yang menggunakan data sekunder berupa
data-data dari hasil penelitian sebelumnya.
Dengan demikian penelitian ini dapat disebut sebagai penelitian yang
bersifat ex post facto yang berbentuk survey dan analisis kepustakaan terhadap
penelitian-penelitian yang telah dilakukan.
Hedges dan Olkin;
Rosenthal & Rubin serta teknik yang terbaru yang dikemukakan oleh Hunter
& Smtih (Johnson; Mullen & Salas, 1995). Meta analisis yang hendak
dilakukan pada simulasi ini didasarkan pada teknik yang disampaikan oleh Hunter
& Smith (1990).
Teknik Hunter &
Smith (1990) adalah teknik yang paling cermat dan teliti. Teknik ini menguji
effect-size (sampling error), measurement error, reliabilitas variabel
dependen, dan reliabilitas variabel independen. Sampling error yang dikaji
dapat dipergunakan untuk mengkaji lebih lanjut pengaruhnya terhadap berbagai
penelitian yang diteliti.
Hunter & Smith
(1990) menyampaikan adanya 11 artifak (artifacts = man made error atau
imperfect study) yang dapat digunakan sebagai kriteria untuk memahami mengapa
terdapat perbedaan hasil penelitian mengenai satu topik yang sama yaitu (1)
kesalahan pengambilan sampel; (2) kesalahan pengukuran pada variabel dependen;
(3) kesalahan pengukuran pada variabel independen; (4) dikotomisasi variabel
dependen kontinus; (5) dikotomisasi variabel independen kontinus; (6) variasi
sebaran data pada variabel dependen;(7) variasi sebaran data pada variabel
independen; (8) penyimpangan dari konstruk yang tepat pada variabel dependen;
(9) penyimpangan dari konstruk yang tepat pada variabel independen; (10)
outliers dan kesalahan transkripsional; serta (11) varians faktor-faktor
eksternal.
Kesimpulan
Meta analisis adalah
salah satu upaya untuk merangkum berbagai hasil penelitian secara kuantitatif.
Meta analisis ditujukan untuk menganalisis kembali hasil-hasil penelitian yang
diolah secara statistika berdasar data primer.
Sumber:

Post a Comment for "Serba-serbi Meta-Analisis"